Twitter sebagai sebuah aplikasi yang terkenal di dunia online sebagai ikon burung dan cuitannya, kini harus merasakan sedikit pahit karena ranking pendapatannya bahkan di bawah Snapchat dan Pinterest yang termasuk kelas di bawah Twitter soal penggunannya.
Tercatat, Twitter hanya pada kisaran USD 10 miliar, sedangkan Pinterest mengantongi pendapatan USD 11 miliar dan Snapchat USD 16 miliar. Ini berbanding terbalik pada tahun 2013 yaitu saat Twitter mencapai hitungan USD 40 miliar. Anjlok luar biasa dari segi pendapatannya merupakan bagian dari sebuah realita meskipun pengguna Twitter mencapai ratusan juta pengguna.
Saat mencatat pengguna aktifnya, Twitter tiap bulan anggota aktifnya tercatat 307 pengguna. Sebenarnya dari segi pengguna harusnya Twitter merupakan sebuah raja besar dalam hal pengguna aktifnya, namun penurunan pendapatan membuat kita sadar. Perusahaan bukanlah sebuah kepastian ketika banyak orang yang terlibat keuntungan semakin besar.
Twitter merasakan penurunan besar dalam pendapatannya bukan karena sebab, orang-orang yang menggunakan Twitter biasanya hanya pada waktu ada even penting yang menulis cuitan dan banyak yang mengunjungi Twitter, hal ini karena ketika ada momen penting saja mereka akan mengunjungi Twitter, sedangkan setelah itu mereka meninggalkan Twitter.
Pengguna Twitter juga tercatat stagnan, tidak ada penambahan anggota baru secara signifikan, seolah dalam prospek masa depan, Twitter bisa saja ditinggalkan oleh penggunanya jika tidak melakukan inovasi baru ataupun kemanfaatan yang bisa diperoleh oleh pengguna dan ini adalah nilai lebih yang harus ditanamkan oleh Twitter sehingga para pengguna tidak melirik yang lain yang bisa memberi tambahan lebih.
Dulu, Twitter sempat terkenal bersama Facebook. Bahkan, bisa dipastikan orang akan berebut membuat cuitan baru dan moment-moment besar atau kecil dalam hidup dituangkan di Twitter. Kini, pamor dari Twitter seolah menurun, bisa jadi ini adalah sebuah batu yang akan dijadikan Twitter maju atau mundur dengan kebijakan-kebijakan mereka sendiri.
Not Comments Yet "Twitter yang Dilupakan, Pendapatannya Anjlok"
Post a Comment