Di Indonesia, fenomena gerhana matahari total akan terjadi pada tanggal 09 Maret 2016. Banyak orang akan melihat moment bersejarah tersebut. Namun, terdengar kabar bahwa melihat gerhana matahari total akan berbahaya jika dilihat dengan mata telanjang. Benarkah demikian?
Bukan sekali atau dua kali, ketika saya kecil dahulu akan sangat takut melihat gerhana matahari karena dikabarkan bisa membutakan mata. Maka, pada saat itu kami tidak berani menatap gerhana matahari langsung, kecuali lewat pantulan air.
Pertanyaan berbahaya atau tidak melihat gerhana matahari total kembali menyeruak karena memang akan terjadi gerhana matahari total pada awal Maret 2016 ini. Baiklah, akan kami jelaskan apakah gerhana matahari total berbahaya jika dilihat langsung.
Mengenai itu, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Andi Eka Sakya, membeberkan penjelasan jika seseorang melihat langsung peristiwa alam yang sangat langka itu. Ada fase yang dibolehkan, tapi ada juga fase yang berbahaya.
"Jika melihatnya pada saat fase GMT terjadi, maka melihat tidak berbahaya," ujar Andi di kantor BMKG, Jakarta, Kamis (11/2/2016).
Namun, kata Andi, akan menjadi sangat berbahaya jika seseorang melihat langsung pada saat terjadi gerhana sebagian. Terutama jika seseorang melihatnya dalam durasi yang lama. Karena itu, Andi memperingatkan masyarakat agar menghindari melihat fase gerhana sebagian ini.
"Jangan melihat langsung ke arah waktu yang lama dalam fase ini," ujar dia.
Not Comments Yet "Apakah Melihat Gergana Matahari Total Berbahaya?"
Post a Comment