Gerbang.Net. Pertamina sebagai BUMN Indonesia, tentu saja mempunyai andil besar dalam memajukan Indonesia. Banyak mengoreksi akhirnya mereka akan mengikuti Petronas yang telah lebih dulu membuat Universitas untuk calon sarjana. Petronas membangun Universiti Teknologi Petronas pada tahun mulai tahun 1997.
Petronas adalah termasuk percontohan, karena mereka selalu mengeluarkan banyak beasiswa untuk para mahasiswa cerdas dan berbakat, selain itu mereka juga yang membangun menara kembar yang hingga kini terkenal dan menjadi tujuan wisata dunia.
Kendati terlambat, PT Pertamina (Persero), melalui Pertamina Foundation akan segera membuka program pendidikan sarjana pada tahun 2016/2017. Hal ini bernilai kemajuan karena jika tak memulainya dari sekarang lalu kapan lagi hendak bangkit dari ketertinggalan. Pertamina diharapkan membawa angin segar dalam dunia pendidikan dan juga menjadi sebuah sarana pendidikan berkualitas diantara banyaknya universitas yang ada di Indonesia.
Selain sebagai proyek besar demi kecerdasan bangsa, Pertamina dengan mendirikan universitas ini juga bisa memperkuat Pertamina di kancah perdagangan industry minyak dan gas bumi dunia, serta menjadi kebanggaan bangsa dan negera sebagai wujud pengabdian kepada rakyat Indonesia.
Ali Ahmudi, Pengamat pendidikan dan peneliti bidang ketahanan energy dari Universtias Indonesia juga menyebutkan bahwa Universitas yang berdiri dari Pertamina kelak bisa banyak memberikan kontribusi besar, dampak yang ditimbulkan darinya juga bisa menjadikan Pertamina menjadi tuan rumah di Negara sendiri dan world class energy company akan semakin nyata.
Ali Ahmudi juga menyebutkan beberapa kemajuan jika Universitas Pertamina oleh Pertamina Foundation ini segera berdiri, kemajian itu merupakan langkah strategis bagi pertamina dalam upaya memajukan sumber daya manusia dalam jangka waktu yang panjang ke depannya. Memang agak terlambat daripada Petronas, tapi hal ini merupakan apresiasi besar untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Ke depannya, diharapkan Pertamina menjadi perusahaan kelas dunia karena format dan upaya di segala bidang dapat membangun kesejahteraan bangsa dan Negara.
Lanjut Ali, “Industri migas (oil & gas industry) baik di level up-stream, mid-stream dan down-stream merupakan industri padat tenologi yang membutuhkan inovasi tinggi dan SDM dengan kualifikasi high level,”
Menurut Ali, persaingan antarindustri migas sangat ketat dalam segala sektor: riset, SDM, marketing, inovasil, dan lain-lain. Perusahaan yang kuat dengan research and development (R&D) dan SDM dinilai akan lebih mudah memenangi kompetisi. Karena itu, tidak heran kalau SDM berkualitas di sektor migas menjadi rebutan.
Di Indonesia dengan ribuan perguruan tinggi, menurut Ali, tidak banyak kampus yang membuka program studi terkait langsung dengan industro migas. Dampaknya pasokan SDM terbatas sedangkan permintaan sangat besar baik dari national oil company (NOC) maupun international oil company (IOC). Hal ini berdampak pada NOC hanya bisa merekrut SDM second level yang kualitasnya harus ditingkatkan terus-menerus dan sulit untuk di-challenge lebih jauh.
“Kehadiran Universitas Pertamina sangat baik dan strategis untukPertamina ke depan. Sebagai special university tentunya program studi dan kurikulumnya bisa disesuaikan dengan kebutuhanPertamina,” katanya.
Wianda Pusponegoro, Vice President Corporate CommunicationPertamina, mengatakan Universitas Pertamina merupakan perwujudan komitmen Pertamina sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia untuk memberikan kontribusi nyata pada masyarakat, bangsa, negara, dan peradaban melalui penyelenggaraan kegiatan pendidikan tinggi.
Universitas Pertamina yang dalam pengelolaannya berada di bawah Pertamina Foundation diharapkan dapat menjadi special purpose vehicle dalam proses membentuk sumber daya insani yang mumpuni untuk membangun bangsa dan negara.
Not Comments Yet "Pertamina Resmikan Universitas, Kuliah Untuk Calon Sarjana"
Post a Comment