Gerbang Informasi. Gempa besar menerjang Taiwan di blok apartemen di Tainan. Gempa besar itu mengguncang pada hari sabtu daerah setempat. Gempa tersebut terjadi pada pagi hari.
Ratusan orang terjebak dalam reruntuhan-reruntuhan gempa, tim penyelemat merasa kesulitan dalam menyelamatkan para korban karena korban terlalu banyak yang masih terjebak.
Tim penyelemat memberikan keterangan, 29 orang mungkin masih bisa dijangkau dengan ringan namun yang lainnya masih terkubur lebih dalam di reruntuhan apartemen tersebut setinggi 17 lantai bangunan gedung tersebut.
Menurut informasi tim penyelemat, empat belas korban reruntuhan dikonfirmasi sudah meninggal dunia.
Sebelumnya, penyelematan tersebut sudah mengeluarkan sebanyak 350 orang yang terjebak ringan dan dikeluarkan dari apartemen dengan selamat, sisanya tinggal sekitar 129-an orang.
Gempa di Taiwan yang terjadi sabtu pagi itu berkekuatan 6,4 skala Richter, salah satu korban teridentifikasi tewas adalah bayi yang baru saja lahir. Dinyatakan pula, 500 orang luka-luka dan 92 orang masih berada dalam perawatan di rumah sakit.
Presiden Ma Ying-jeou menjanjikan "upaya habis-habisan" untuk menyelamatkan orang-orang.
Lebih dari 800 tentara diturunkan dalam upaya penyelamatan, dengan bantuan peralatan teknologi tinggi dan anjing pencari, dan penampungan pun akan disiapkan untuk mereka yang kehilangan rumah di kota berpenduduk dua juta orang tersebut.
Kompleks apartemen Weiguan Jinlong (Naga Emas) setinggi 17 lantai itu sedikitnya dihuni 256 orang, dan saling menubruk satu dengan lainnya saat gempa terjadi sebelum jam 04:00 Sabtu pagi (03:00 WIB).
Siaran televisi menunjukkan tim penyelamat yang berusaha menjangkau orang-orang yang terperangkap di reruntuhan, menggunakan tangga untuk melewati tumpukan puing.
Lebih dari 200 orang berhasil diselamatkan, namun menurut pihak berwenang, satu bayi, seorang anak perempuan dan dua pria dewasa termasuk dalam 12 korban tewas dari kompleks tersebut. Di beberapa bagian kota lainnya, sedikitnya dua korban tewas karena tertimpa reruntuhan.
Menteri Dalam Negeri Chen Wei-jen mengatakan akan menurunkan penyelidik untuk memeriksa apakah konstruksi gedung sesuai dengan ketentuan.
Gempa yang terjadi cukup dangkal, sehingga artinya dampaknya akan terasa lebih keras, kata US Geological Survey.
Sedikitnya terjadi lima gempa susulan, dan gempa utama terasa sampai ibu kota Taipei, sekitar 300km jauhnya.
Taiwan terletak dekat persimpangan dua plat tektonik dan sering mengalami guncangan.
Cina sudah menawarkan bantuan meski sampai setidaknya sampai saat ini, mengingat skala bencana yang cukup terbatas, tampaknya bantuan luar negeri tak dibutuhkan, kata John Sudworth dari BBC melaporkan dari Beijing.
Not Comments Yet "Gempa di Taiwan, Banyak Korban Terjebak Reruntuhan"
Post a Comment