Gerbang Informasi. Seperti kita ketahui banyak bangunan-bangunan proyek pemerintah yang mangkrak atau bahkan dibangun dengan uang yang disunat di sana-sini. Ini adalah hal lumrah dan biasa yang terjadi dari pedesaan hingga proyek besar perkotaan.
Nah, kadang jika ada kerusakan atau bangunan yang kita lihat memiliki celah rusak, pasti stigma buruk langsung menghampiri. Bangunan yang dipakai tidak baguslah, dikurangi bahan-bahan pembuatannya dan lain sebagainya. Kali ini, kita menyoroti runtuhnya gerbang atap Tol Cikunir 2 yang ambruk dan menyebabkan jalan sementara di tutup.
Ambruknya gerbang atap di Tol Cikunir 2 sempat menjadi foto yang marak dibicarakan di jejaring sosial, tetapi ternyata ambruknya Tol Cikunir 2 bukan karena bangunan tersebut ataupun konstruksinya melainkan karena angin lebat disertai hujan deras yang mengguyur demikian kencang.
Gerbang Atap Tol Cikunir 2 yang ambruk pada Minggu, 14 Februari lalu kini sudah mulai diperbaiki. Namun perbaikan memang tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat pasalnya butuh waktu satu bulan hingga atap Gerbang Tol Cikunir 2 kembali normal. "Sekitar satu bulan ini kan konstruksi baja ya. Jadi kita betulkannya bertahap. Kalau semuanya langsung kita kerjain nggak bisa lewat orang nanti," ujar Kepala proyek perbaikan atap kanopi di Gerbang Tol Cikunir 2 Jasa Marga, Ari Khristopo seperti dikutip dari Liputan6.com, Senin (15/2/2016).
Sementara itu, pihak jasa marga yang diwakili oleh Direktur Operasi, Christanto Prihambodo menjelaskan bahwa atap tol Cikunir yang ambruk bukan karena kesalahan konstruksi. “Secara kontruksi, sudah sesuai dengan spesifikasi teknis. Ini sudah sesuai dengan Peraturan Kementerian PU. Memang ada kekuatan angin di luar standar. Di gerbang lain ini tak pernah terjadi," ujar Christanto,” jelas Christanto.
Suasana di Gerbang Tol Cikunir II pasca ambruknya gerbang Tol.
Christanto juga menjelaskan kalau pihaknya selalu melakukan pengecekan rutin terhadap Gerbang Tol Cikunir 2, namun karena kejadian tersebut pihaknya akan tetap melakukan audit kelayakan. "GM sudah kita suruh minta lakukan itu. Misalnya di Cikarang Utama, Cikarang Tengah, Halim, dan Cimanggis. Dan tentu kita tegaskan, selalu ada pemeliharan konstruksi," pungkas Christanto.
Ambruknya Gerbang Tol Cikunir 2 disebabkan oleh hujan lebat yang disertai angin kencang. Akibat kejadian tersebut, 14 gardu tol sempat ditutup. Proses perbaikan rencananya akan diawali dengan pembongkaran konstruksi atap baja yang ambruk. Saat proses perbaikan dilakukan Gerbang Tol Cikunir 2 tetap dibuka, sehingga para pengguna jalan masih bisa melewati pintu gerbang tol tanpa hambatan.
Not Comments Yet "Ambruknya Gerbang Tol Cikunir 2, Murni Bukan Konstruksi yang Jelek. Lalu?"
Post a Comment