Gerbang Informasi. Mungkin, para pembaca agak heran dengan handphone baru yang dirilis resmi sudah mulai diperjualbelikan di Indonesia. Pasalnya, layar di handphone adalah depan dan belakang, nah apakah anda penasaran bagaimana kinerja Yotaphone 2 ini. Simak ya.
Sebuah handphone tidak menarik jika tidak memiliki inovasi, dan itulah kenapa banyak para pengguna handphone seolah mengejar rasa penasaran mereka dengan menunggu inovasi baru apa lagi tentang dunia smartphone. Yotaphone 2 menjawab inovasi tersebut dengan menampilkan double touchscreen dalam handphonenya.
Sebenarnya, Yotaphone 2 sudah diperjual-belikan di luar Indonesia sejak akhir 2014 lalu, namun baru masuk Indonesia mulai 2016 ini. Resmi dihadirkan dan diperjualkan resmi di Indonesia sudah diumumkan oleh Yota Devices sebagai vendornya. Yotaphone 2 mungkin akan menjadi viral bagi pesaing-pesaingnya yang dahulu sudah memiliki pangsa pasar di Indonesia, seperti Oppo, Vivo dan lain sebagainya. Namun, Yotaphone 2 memiliki keunggulan yang mumpuni untuk para pecinta gadget, adalah dua layar yang ditaruh di sisi belakang dan selalu menyala alias always on. layar ini adalah layar kedua dari Inti di depan. Ya, Yotaphone 2 adalah hp dengan dua layar depan dan belakang.
Berbeda dengan layar pertama atau utamanya, layar kedua ini bukanlah AMOLED melainkan Electronic Paper Display (EPD). EPD ini menawarkan sejumlah kelebihan dibandingkan AMOLED maupun LCD dan inilah yang menjadi andalan dari YotaPhone 2. Beberapa kelebihan dari EPD tersebut adalah konsumsi daya yang lebih rendah, lebih nyaman di mata, dan terlihat lebih jelas saat digunakan di bawah terik matahari. Kombinasi hal tersebut membuat YotaPhone 2 cocok untuk kamu yang butuh smartphone dengan daya tahan baterai lama, sering menggunakan smartphone untuk membaca, maupun sering berada di luar ruangan.
Hematnya konsumsi daya dari EPD membuat Yota Devices mengklaim YotaPhone 2 bisa digunakan untuk membaca, misalnya e-book, sampai lebih dari seratus jam. Berhubung selalu menyala, kamu juga bisa dengan cepat melihat berbagai notifikasi maupun informasi lain yang masuk. Tidak sekadar melihat, kamu pun bisa berinteraksi dengannya berhubung layar kedua ini merupakan layar sentuh. Bahkan, dengan bantuan YotaMirror, tampilan pada layar utama bisa ditransfer ke EPD sehingga kamu bisa melakukan berbagai hal dari sana termasuk menjalankan berbagai aplikasi yang ada di Google Play Store.
“Semua informasi penting bisa diperbaharui pada mode real time di layar ini dan layar tersebut selalu berada pada pandangan mata kamu. Jadi kita berbicara hanya one look one touch,” sebut Mikhail Belousov (Business Development Director (China)) mengenai kemampuan YotaPhone 2 untuk menampilkan informasi real time, misalnya saham, pada layar keduanya secara terus menerus plus kemudahan berinteraksi dengannya.
Namun, EPD itu tentunya juga memiliki kekurangan. Yang utama adalah EPD pada YotaPhone 2 memberikan tampilan berupa grayscale sampai enam belas tingkat. Selain itu, refresh rate-nya juga tidak secepat AMOLED atau LCD. Dengan kata lain, tidak semua konten optimal ditampilkan pada EPD.
YotaPhone 2 menggunakan SoC Qualcomm Snapdragon 801 2,2 GHz, memori utama 2 GB, media simpan 32 GB, kamera belakang 8 MP, kamera depan 2,1 MP, layar utama 5 inci (AMOLED) 1.920 x 1.080 pixel, layar kedua 4,7 inci (EPD) 960 x 540 pixel, baterai 2.500 mAh, sistem operasi Android 4.4 KitKat yang bisa ditingkatkan ke Lollipop, dan telah mendukung LTE. Kedua layarnya itu dilindungi oleh Gorilla Glass 3.
Saat ini, kamu bisa melakukan pre-order terhadap YotaPhone 2 di blibli.com dengan harga Rp8.999.000,-. Bila menggunakan kartu kredit tertentu, kamu bisa mendapatkan tambahan potongan harga sampai Rp2.000.000,-. Masa pre-order ini akan berakhir pada tanggal 29 Februari 2016. Jadi, jika kamu tertarik, jangan menunggu terlampau lama.
Not Comments Yet "Smartphone Yotaphone 2, Dua Layar Bolak-Balik dan Cocok Untuk yang Sering Berada di Lapangan"
Post a Comment