Gerbang.Net. Kriminalitas kini seolah menjadi hal yang naik di tahun 2016 ini. Kasus-kasus pencurian dan perampokan bahkan bisa sering terjadi dalam seminggu bisa dua kali di desa-desa. Ini adalah fakta ketika kemiskinan sudah mencekik leher-leher, sehingga tak ada jalan keluar bagi para pemikir buntu kecuali berlaku jahat dan membuat kerugian pada orang lain.
Seperti kejadian kemarin Selasa, 16 Februari 2016, terjadi perampokan pada nasabah dari Bank Mandiri dan uang yang dirampok senilai 70 Juta. Kejadian di jalan raya ketika nasabah Bank Mandiri hendak stor uang ke bank. Kejadian ini terjadi di Riau, akibat peristiwa tersebut pihak perusahaan merugi sekitar Rp 70 Juta.
Menurut keterangan Winda Sara Devi (20), kejadian itu terjadi di jalan raya dan motornya diapit oleh dua orang dari samping kanan dan kiri motornya. Terjadi peristiwa perlawanan dan saling menarik tas yang berisi uang tersebut, namun Winda kalah tenaga dari para perampok tersebut.
"Pelaku diperkirakan berjumlah dua orang. Pelaku menggunakan helm. Saat ini korban sudah membuat laporan," ucap Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung, Senin (15/2/2016).
Keterangan korban ke polisi, peristiwa itu terjadi saat Winda Sara Devi (20) diminta PT Swadaya Karya Sentosa (SKS) tempat dirinya berkerja untuk menyetor uang ke bank.
Saat di perjalanan ke Bank Mandiri di Rambah, Rohul, motor korban dipepet pelaku yang juga menggunakan sepeda motor. Di sana dua pelaku memaksa korban menyerahkan uang Rp70 juta yang dibawanya.
Seperti banyak diduga, seolah perampok sudah mengetahui dan membidik lama karena Winda membawa uang dalam tas. Para perampok sudah paham bahwa tas yang dibawa Winda adalah uang dalam jumlah lumayan banyak, sehingga ketika jalanan telah sepi mereka segera beraksi dan membawa uang dari Winda tersebut.
"Korban sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Rambah. Kami sudah mengantongi ciri-ciri pelaku dan kami akan melakukan pengejaran," pungkasnya.
Not Comments Yet "Perampokan Nasabah Bank Mandiri di Riau, Di Pepet Di Jalan"
Post a Comment