Gerbang. Bagi anda yang menggunakan kartu HP Indosat dan juga menggunakan Internet Banking, sebaiknya hati-hati dengan penipu yang sekarang sangat cerdas dalam menggunakan aplikasi terbaru apapun yang tersedia. Termasuk, di Indosat.
Kasus penipuan ini menimpa akun Filia Kartika Dewi, dan dia menceritakan kronologi penipuan yang terjadi, dan kita harus waspada bagi yang menggunakan kartu Indonesat disertai Internet Banking.
Filia Kartika Dewi menambahkan 5 new photos — bersama Nur Prihatiningsih dan 9 lainnya.
18 Januari pukul 9:06 ·
Saya mau sharing ke temen2 semua. Sekarang ini ada model terbaru penipuan undian berhadiah dari provider. Kemarin malam saya terkena musibah jadi korbannya. Baru kali ini saya tertipu, karena sebelum2nya saya tidak pernah tertipu dengan sms menang undian dsb. Saya ceritakan kronologinya.
Sekitar jam 9an malam saya mendapatkan telepon, pada saat itu saya sudah ngantuk dan sudah mau tidur, yang mengaku bernama Bp. Iwan ... (sy lupa panjangnya) dari provider Indosat Ooredoo. Yang mengatakan bahwa no sy terpilih dalam undian kejutan tahun baru bla bla bla. Awalnya sebenarnya sy tidak percaya, karna nada bicara saya pun datar ketika dia mengucapkan "selamat" kepada saya.
Entah kenapa saya mulai percaya ketika dia bilang saya disuruh datang ke Galeri Indosat terdekat untuk pengambilan hadiahnya. Pada saat itu pun saya tidak tanya saya dapat hadiah apa, karena saya antara tidak percaya dan percaya. Malah dia sendiri yg kmdn menjelaskan saya mendapatkan hadiah uang tunai sebesar bla bla bla tanpa dipotong sepeser pun dan pulsa sebesar 500rb yg akan dikirimkan lgsg ke no saya. Berkali2 dia bilang bahwa saya ditunggu datang ke galeri Indosat terdekat untuk pengambilan hadiah besok/minggu ini. Mungkin di sinilah letak kelemahan saya, saya mulai percaya. Saya pikir kenapa kalo nipu disuruh datang ke galeri Indosat dan dia tidak minta transfer uang dsb. Nah, di sini sang penipu sudah mendapat kepercayaan korban dan memulai aksinya. Ternyata di sini letak penipuan itu, Penipu mulai menghipnotis korbannya dengan disuruh mengaktifkan untuk hadiah voucher pulsanya. Penipu menyuruh saya melakukan 2 langkah, yg pertama mengetik *123*600*3*1# tekan OK (penipu sengaja menyuruh saya mematikan teleponnya agar penipu bisa mensugesti korban), dan itu saya lakukan (mgkn saya mulai terhipnotis, karena saat itu sy juga sdh mengantuk berat). Langkah yang ke dua mengetik *123*600*3*2*1*6287796632874# tekan OK. Di sini penipu menegaskan bahwa no 62... itu adalah kode voucher. Entah kenapa saya tidak ngeh ketika ada sms masuk ternyata pengaktifan konten, karena sang penipu terus berbicara agar saya tidak sadar dan tidak mempedulikan sms tsb.
Dan ternyata saya baru tau bahwa itu adalah pengaktifan konten SMS AUTO COPY, di mana sms yg masuk ke no saya akan masuk juga ke no yg didaftarkan (no tsb yg penipu bilang kode voucher), saya baru sadarnya beberapa jam stlh itu. Nah, di sini penipu mencuri data2 pribadi kita, sehingga dia tau data2 kita seolah memang dia sudah tau sebelumnya. Dia mencoba login ke aplikasi MyCare Indosat saya, dan dia tau data saya. Dia mencoba mengulangi apa benar nama saya bla bla bla dst. Karena sebelumnya saya tidak tau fitur SMS AUTOCOPY itu, saya pikir mungkin ini beneran.
Kemudian sang penipu memulai aksi selanjutnya dengan mencoba mengetahui user id mobile banking saya. Dengan seolah2 dia menanyakan apakah no saya aktif untuk mobile banking di bank mana. Karena sms yg masuk ke saya masuk ke no dia juga. Dia jadi tau user id mobile banking saya (go Mobile), dan dia mencoba masuk ke aplikasi tsb agar bisa melancarkan aksinya. Waktu ada sms masuk passcode go Mobile, sy juga jd tidak ngeh karena sy juga sudah lama tidak menggunakan mobile banking saya. Dan penipu mencoba menghipnotis saya untuk mengetik sms no pin atm saya (dia bilangnya no transaksi) ke no saya sendiri, yg otomatis akan masuk ke no dia. Di situlah penipu mencoba mengambil uang saya melalui aplikasi mobile banking, dan saat itu saya belum sadar. Mungkin ketika penipu sudah berhasil melancarkan aksinya dengan mulus, penipu pamit menutup teleponnya dan menyuruh saya mematikan HP saya selama 30 menit untuk keamanan. Dan saya lagi2 melakukannya.
Kemudian saya cerita dengan suami saya, pada saat itu pun saya antara percaya dan tidak percaya, kondisi tidak sadar bahwa penipu sudah mengambil uang saya. Suami saya pun kemudian menyuruh saya browsing ke website Indosat. Kemudian saya browsing ke websitenya, dan saya tidak menemukan bahwa Indosat sedang mengadakan undian bla bla bla. Nah di situ saya mulai sadar, saya mengambil catatan yg saya tulis langkah2 (SMS AUTOCOPY) td. Dan saya baru tau fitur itu, saya mulai melihat sms2 yg masuk ke hp saya lagi. Kemudian saya cek saldo tabungan saya lwt internet banking. SAYA BARU SADAR KALAU SAYA TERTIPU, saldo tabungan saya terpotong 100rb lwt rekening ponsel. Saya bersyukur, karena pada saat itu saldo saya memang tinggal 150rb, dan hanya bisa diambil 100rb. Karena saya juga jarang memakai rek tsb untuk transaksi.
Penipu mendapatkan 100rb dari rekening ponsel saya. Dan no penipu sudah tidak aktif semua. Kemudian saya langsung menelepon call center bank untuk memblokir rekening ponsel (yg sdh tidak bisa saya akses), internet banking, dan kartu atm saya untuk keamanan. Dan saya mungkin tidak menggunakan rek tsb untuk sementara waktu. Dan saya juga langsung me-nonaktif-kan fitur SMS AUTOCOPY.
Tulisan saya ini hanya ingin sharing pada teman2 semua, saya sertakan screencapture no penipu dan bukti2 penipuan yg lain supaya teman2 lebih waspada dan hati-hati, terutama teman2 yang sering menggunakan fasilitas mobile banking dan no Indosat. Apabila teman2 ada yg tau cara memblokir no hp penipu, tolong dibantu ya.
Untuk Indosat, saya pikir fitur SMS AUTOCOPY (yang saya baru tau ttg ini, mungkin saya kurang update fitur2 baru) ini memberikan dampak negative dan jadi dimanfaatkan penipu untuk mencari korbannya.
Terima kasih untuk yang sudah mau membaca, alangkah lebih baiknya dishare ke teman2 yang lainnya agar tidak menjadi korban berikutnya.
Not Comments Yet "Penipuan Gaya Baru, Menggunakan Indosat Ooredoo, Menguras Uang Melalui Internet Banking"
Post a Comment