Kasus kematian dan pembunuhan misterius Wayan Mirna memang benar-benar menyita publik. Setelah polisi menetapkan Jessica yang menjadi temannya sebagai tersangka, namun masih keluar beberapa statement yang bisa menjadi kemungkinan lain dan Jessica bukanlah pembunuhnya.
Statemen baru tersebut adalah mengenai tentang racun yang digunakan, yaitu sianida. Jika racun adalah sarana membunuh maka bisa diduga bahwa pembunuh ingin menjaga jarak dari korbannya.
Sejauh itu, belum terbukti secara keseluruhan apakah anda indikasi kuat dan bukti kuat kalau Jessica melakukan pembunuhan itu berdasarkan dugaan bahwa Jessica memiliki hubungan spesial dengan Wayan Mirna.
Namun, hal sebaliknya diungkapkan Darmawan Salihin, ayah Mirna. "Bohong! Saya baru lihat dia di rumah sakit waktu Mirna sudah nggak ada," tegas Darmawan kepada wartawan di Direskrimum Polda Metro Jaya, Kamis (28/1).
Bahkan, Darmawan menilai banyak kebohongan yang diutarakan Jessica melalui kesaksiannya. "Dan sekali lagi saya ingetin dia, dia bohong sama saya, saya bilang 'anak saya minum kopi meninggal, kamu minum apa?' Dia bilang 'minum air mineral'. Padahal di bon-nya ada tiga, dua cocktail dan satu es vietnam kopi, gimana ada mineral?," jelasnya.
"Yang saat itu dia minumnya koktail yang ada apanya itu alkohol. Bukan minum air mineral," tegas Darmawan.
Emosi, Darmawan pun mengutarakan logika yang ada di pikirannya bahwa Jessica lah yang memesankan es kopi untuk Mirna. "Ya intinya gini deh, anak saya mati yang beli kopi dia. Dia siapa? Ya tahu sendiri lah, semua juga tahu kan nggak mungkin terjadi itu," tutupnya.
Meskipun demikian, Darmawan tak mau ambil pusing terkait klarifikasi yang tengah diupayakan Jessice di berbagai media. Dirinya mengungkapkan Jessica bebas melakukan apa saja sesuai dengan haknya.
"Ya nggak apa-apa dong kan dia punya hak. Dia bebas mau melakukan apa saja," ujar Darmawan.
"Kita sebagai korban punya hak, dia juga punya hak, dan polisi juga ada hak kewajiban sebagai abdi negara untuk mengusut ini. Gitu saja," jelasnya.
Selain itu, Darmawan pun tak ambil pusing akan kedatangan Jessica ke Komnas HAM pada Rabu (27/1) kemarin. "Ya biar aja dia mau ke mana kek, kemana aja ya nggak apa-apa," ujarnya.
Namun, siapa pun pelakunya, Darmawan berharap agar pembunuh anaknya diberikan hukum setimpal, termasuk hukuman mati.
"Hukuman mati? Ya bagus dong pelaku yang dihukum seharusnya, kan bunuh orang, pantes banget kali," tandas Darmawan.
Not Comments Yet "Darmawan Salihin Ungkap Kebohongan Jessica"
Post a Comment