Sahabat Gerbang, Berita ini termasuk tidak masuk akal.
Mirna Salimin (28 tahun), seorang wanita meninggal dunia setelah meminum kopi di restoran Mall Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Peristiwa gantil ini menyebabkan banyak spekulasi dari berbagai pihak, hingga beritanya diturunkan di media elektronik dan cetak secara terus-menerus.
Peristiwa meninggalnya Mirna, terjadi pada tanggal 6 januari 2016 sekitar pukul 05 sore. Saat itu Mirna sedang bersama dua temannya Siska dan Hani. Saat itu, Mirna meminum es Vietnam
kopi yang dipesan, baru satu kali sedotan tiba-tiba tubuhnya mengejang.
Mirna langsung dibawa ke klinik mall tersebut, namun nyawa Mirna tak bisa ditolong lagi.
autopsi segera dilakukan atas jasad mirna, ada pendarahan di bagian lambung akibat zat korosif. Diduga, kopi yang diminum korban mengandung sianida.
"Kalau ditanya apakah berarti ada yang sengaja menaruh sianida di dalam kopi, itu bukan kapasitas saya. Namun hasil autopsinya yang saya sampaikan seperti itu," kata Musyafaq saat dihubungi Sindonews, Minggu (10/1/2016).
Belum ada kejelasan akuratnya, namun polisi masih mencari bukti-bukti yang bisa menguatkan argumentasi tersebut.
"Kita tunggu saja ya hasil Puslabfornya seperti apa. Zat yang saya kirim yang mengandung korosif itu dan sama sampel kopi di Puslabfor apakah ada kecocokan atau tidak. Jadi kita sama- sama tunggu hasil Puslabfor," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, jasad Mirna Salihin Sabtu malam menjalani otopsi di RS Polri Kramat Jati. Setelah selesai, didapatkan pada jaringan lambungnya terdapat pendarahan akibat senyawa korosif.
Diduga dari zat yang mengandung sianida. Pihaknya sampai saat ini masih menunggu hasil dari Puslabfor.
Not Comments Yet "Mirna Salimin, Keracunan Kopi dan Meninggal. Polisi Curigai Kandungan Sianida!"
Post a Comment