Sahabat Gerbang, Beberapa hari ini mungkin banyak timeline berita menyebutkan tentang kasus DO-nya Ronny Setiawan ketua BEM UNJ karena aksi-aksinya yang penuh kritis dan tulisan-tulisannya yang seolah tak terima dengan keadaan politik pemerintah maupun kampusnya.
Saat kronologi terjadinya aksi dari BEM UNJ dan berujung SK DO dari Rektor UNJ diawali dengan sejumlah kebijakan kampus yang menurut BEM tidak sesuai dengan keinginan mereka. Maka, BEM mengadakan aksi demonstrasi terhadap kampusnya.
Sebelumnya, Rektor Profesor Dr. Djaali, mengeluarkan surat keputusan pemecatan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa UNJ, Ronny Setiawan, sebagai mahasiswa. Namun lewat rekonsiliasi, akhirnya rektor bersedia mencabut keputusan pemecatan itu.
Sebuah pernyataan bersama dikeluarkan setelah diskusi antara UNJ yang dipimpin Rektor Profesor Djaali dan Badan Eksekutif Mahasiswa UNJ, yang dipimpin Ronny Setiawan.
"Melalui mediasi Ikatan Alumni UNJ dengan Rektorat, Rektorat akhirnya sepakat untuk berekonsiliasi dengan saya." ujar Ronny lewat keterangan tertulis, Rabu, 6 Januari 2016.
Rekonsiliasi yang dimaksud Ronny adalah berdamai menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Pertemuan dengan rektor Djaali, kata Ronny terjadi pada pukul 14.15. Hasil pertemuan tersebut, mereka mengeluarkan sejumlah pernyataan bersama yang berbunyi:
1. Pimpinan UNJ dan BEM UNJ sepakat menyikapi perkembangan isu yang tersebar di berbagai media massa maupun sosial dengan cara meralat dan mencabut pernyataan yang memuat hasutan dan fitnah, terutama yang terdapat pada media sosial sejumlah mahasiswa UNJ.
2. Kedua pihak sepakat untuk berdialog secara kekeluargaan agar selanjutnya dapat mengklarifikasi berita yang tidak jelas.
3. Kedua pihak akan menyelesaikan semua persoalan yang ada di UNJ lewat musyawarah dan mufakat.
4. Pimpinan UNJ bersedia mencabut Surat Keterangan Rektor Ini tentang pemberhentian Ronny Setiawan sebagai mahasiswa Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA)
5. Kedua pihak akan mengajak seluruh komponen akademik UNJ untuk kembali menciptakan suasana yang kondusif.
Dalam pesannya, Ronny mengucapkan terima kasih pada seluruh masyarakat, mahasiswa, profesional dan pegiat media sosial yang turut mendukung dan menjaga iklim demokrasi.
"Kepada seluruh mahasiswa UNJ dan mahasiswa di seluruh Indonesia, perjuangan kita belum usai. Mari tetap lantang suarakan keberanan," kata dia.
Source, Tempo
Not Comments Yet "Akhirnya, Rektor UNJ Tak Jadi DO Ronny Setiawan"
Post a Comment