Gerbang Informasi. Masih tentang kasus pembunuhan Mirna. Kasus ini akhirnya menemui titik akhir, yaitu penetapan tersangka kepada Jessica Wongso. Alat bukti sudah membuktikan bahwa dia pelakunya meskipun dia tidak mau mengaku.
Lalu, apa yang menjadi motif pembunuhan tersebut? Selain itu, meskipun Jessica sebagai pelaku kenapa dia begitu tenang dan dapat membunuh sambil seolah tersenyum.
Indonesia Police Watch (IPW) merilis cirri-ciri tersangka yang meracun Wayan Mirna hingga tewas di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta.
“Yakni, orang dekat korban, tersangka seorang psikopat, berkepribadian ganda, berdarah dingin, dan mampu membunuh sambil tersenyum,” ungkap Ketua Presidium IPW Neta S Pane di Jakarta, Sabtu (30/1/2016).
Jika demikian, pelaku adalah orang yang memendam dendam dan dibungkus dalam senyuman keakraban, memang orang seperti ini sangat bahaya apalagi jika hatinya pernah terluka. Dalam hatinya tersimpan dendam, namun dia dapat menutupinya dengan baik. Namun, dendam itu semakin lama merusak dirinya sehingga dia akan kehilangan kendali namun dia tetap orang yang cerdik dan menyiapkan segalanya dengan sebaik-baiknya.
Seperti diketahui, racun sianida dapaat membunuh manusia dengan hitungan detik. Sangat cepat. Ini sudah diperhitungkan matang-matang, sehingga jika sudah terkena racun maka walaupun dibawa ke rumah sakit, maka nyawanya tidak akan tertolong. Pembunuh ingin membunuh korban dengan cepat. Itulah kenikmatan yang ingin dia dapatkan.
“Memang tak mudah untuk mengungkap kasus pembunuhan dengan racun, tapi Polri pernah punya prestasi dalam mengungkap kasus pembunuhan aktivis Munir, yang diracun dalam penerbangan dari Jakarta ke Belanda,” pungkasnya.
Selamat untuk para polisi, semoga ke depan lebih baik lagi.
Not Comments Yet "Apa Motif Pembunuhan Mirna?"
Post a Comment