Indonesia – Cina semakin terlihat kerjasama disemua bidang ekonomi, investasi besar-besaran masuk dari Cina yang mengkhawatirkan banyak pekerja Cina masuk tidak terbendung dan menguasai tenaga kerja di Indonesia.
Dampak dalam perekonomian antara Indonesia – Cina ini berimbas dengan semakin terjajahnya Indonesia dalam bidang investasi. Investasi Cina masuk dengan memberikan dana segar investasi ke Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI).
Jika Bank Negara juga mengalami penurunan dalam kinerja sehingga butuh dana tambahan untuk operasional, apa jadinya aktifitas perbankkan selama ini jika masih butuh pinjaman dana? Apakah pekerjaan selama puluhan tahun selama ini tidak produktif atau salah manajemen?
Sebelumnya, Meneg BUMN RiniSoemarno, menandatangi pinjaman dengan BOC (Bank fo Cina) senilai Rp 570 triliun. Rini juga berusaha memasukan modal dari CDB dan BOC ke bank-bank BUMN dengan demikian perlahan terjadi pengusaan terhadap sektor finansiil yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
“Ini menandakan ada kepentingan tersembunyi dari Menteri BUMN Rini Soemarno. Utang itu beban bagi bangsa Indonesia khusunya bank-bank tersebut,” jelas seorang pengamat ekonomi Muslim. Cina sangat berkepentingan menguasai perekonomian Indonesia dengan memberikan utangan. “Kalau Bank BUMN sudah dikuasai China, maka dengan mudah negeri Tirai Bambu itu menguasai Indonesia,” tambahnya.
Sebelumnya, tiga bank pelat merah memperoleh pinjaman senilai total US$3 miliar atau sekitar Rp43,5 triliun (kurs Rp14.500 per dolar AS) dari China Development Bank (CDB). Ketiga bank yang memperoleh pinjaman tersebut yakni PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk.
Penandatanganan kesepakatan pinjaman dilakukan Direktur Utama Bank Mandiri Budi G. Sadikin, Direktur Utama BRI Asmawi Syam, dan Direktur Utama BNI Achmad Baiquni dengan President of Cina Development Bank Zheng Zhijie yang disaksikan Menteri BUMN Rini Soemarno dan Minister/Chairman of National Development and Reform Comittee Xu Shaoshi di Beijing, Cina, Rabu (16/9/2015) malam.
Indonesia terancam dengan alasan apapun investasi besar-besaran yang dilakukan Cina, mengingat sebenarnya Indonesia dan Cina masih dalam penyelesaikan sengketa Laut Cina Selatan.
Not Comments Yet "Beberapa Bank Telah Dikuasai Cina"
Post a Comment