Ilustrasi
Percaya Uvo? Mungkin pembaca gerbang ada yang percaya dana ada yang tidak. Tetapi lepas dari itu, kita sedang membahas penampakannya yang diklaim di beberapa tempat.
Hari ini, saya dikejutkan dengan berita dari republika http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/global/15/12/28/o01g4t361-10-kota-yang-dikunjungi-ufo-pada-2015-salah-satunya-di-indonesia.
Memang, Untuk menaikkan rating suatu berita agar web dikunjungi banyak orang adalah trik marketing. Tetapi, kalau beritanya tidak valid apakah akan tetap diberitakan apalagi berita Hoax.
Saya juga mendapatkan berita yang mirip dari JPNN, http://www.jpnn.com/read/2015/11/02/336159/Pesawat-UFO-Terekam-di-Kalimantan-Timur-
Sekali lagi, saya hanya mengelus dada. Media sebesar JPNN dan Republika, Harusnya mengatakan ini hoax dan foto palsu dan bukan seolah mempercayai.
Di era digital, aplikasi memunculkan hantu dan ovo, atau lainnya dalam foto. Itu sangat mudah dan acak dalam kemunculannya.
Ada beberapa aplikasi android yang memungkinkan penggunanya untuk merekayasa penampakan UFO dan Hantu-hantu. Deputi Bidang Sains Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan Lapan Thomas Djamaluddin mengatakan jepretan foto yang memperlihatkan UFO hanyalah efek fotografi dari aplikasi android 'Camera360 Ultimate'. Aplikasi sejenis juga mulai banyak diciptakan, tujuannya hanya sebagai hiburan bagi penggunanya
Contoh
Masih percaya juga? aneh bukan.
Masih banyak aplikasi androin yang kini bertebaran tentang ufo, contohnya kalau mau coba-coba
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.just4fun.ufoinphoto
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.project.ufo_camera
Not Comments Yet "JPNN dan Republika, Dibohongi Foto Editan UVO"
Post a Comment